Di tinggal Nediem Jadi Mentri, Apa Kata Gojek?

Di tinggal Nediem Jadi Mentri, Apa Kata Gojek?

Androidcame.com - Nadiem adalah salah satu mentri Jokowi periode ke 2, Nadiem saat ini menjabat sebagai Mentri Pendidikan dan Kebudayaan dan termasuk mentri termuda di jajarannya.

Gojek Saat ini sangat berambisi untuk menjadi perusahaan dunia. Sejumlah langkah telah dipersiapkan, termasuk ekspansi ke negara baru telah dirancang dan dibuatnya. Seperti  yang kita ketahui belum lama ini Gojek baru saja ditinggal Nadiem Makarim yang tak lain adalah pendiri perusahaan Gojek tersebut. Pada umur ke-9 usia Gojek, Nadiem memutuskan untuk menerima tawaran Presiden Jokowi untuk jadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) di pada era kabinet Indonesia Maju. Dengan menunjuk duo CEO Kevin Aluwi dan Andre Soelistyo, Gojek pede untuk jadi perusahaan dunia di masa yang akan datang.

Didirikan pada 2010 silam, Gojek awal mulanya melayani pemesanan ojek dan layanan pesan antar lewat sambungan telepon. Kemudian, Gojek berinovasi dengan merilis aplikasi pada awal 2015 yang membuatnya tumbuh pesat hingga bergelar startup decacorn pertama di Indonesia saat ini.

Bahkan Gojek sudah melebarkan sayap bisnisnya ke empat negara di Asia Tenggara, yaitu Vietnam, Thailand, Filipina, dan Singapura. Dari ketiga negara tersebut, hanya Filipina yang belum tersedia layanan andalan Gojek, seperti GoRide, GoCar, maupun GoFood.

"Tahun depan mudah-mudahan ada dua sampai tiga negara. Kita sudah mempersiapkan pengembangan ke arah sana. Sebenarnya di Filipina kita sudah punya alat pembayaran tapi layanan Gojek belum muncul yang itu sedang kita usahakan," kata Andre.

Upaya tersebut merupakan salah satu dari empat strategi Gojek untuk melangkah jauh ke depan guna mencapai visi dan misi perusahaan.

Adapun strategi jangka panjang Gojek lainnya, yaitu mengutamakan kepuasan pelanggan untuk memastikan pertumbuhan jangka panjang, memastikan pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis menuju kesiapan melantai di bursa, dan menjadi tempat kerja berkelas dunia.

Untuk mencapai impian tersebut, Gojek ingin memberikan solusi setiap permasalahan yang dihadapi masyarakat melalui pendekatan teknologi yang diusungnya.

"Jadi untuk jangka panjang kita mau benar-benar fokus menciptakan produk-produk terbaik untuk memajukan visi kami yang mengacu pada tiga produk, yaitu mobilitas, layanan dan pembayaran keuangan, serta makanan. Ini merupakan tiga pilar dari Gojek yang akan fokuskan ke depan," tutur Kevin.

Tercatat hingga saat ini, Gojek memiliki lebih dari dua juta mitra driver, penyedia layanan GoLife di atas 60 ribu, aplikasi Gojek telah diunduh lebih dari 155 juta, dan pertumbuhan transaksi di platform miliknya 1.100%

Sumber Detik. com

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Di tinggal Nediem Jadi Mentri, Apa Kata Gojek?"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

dalam artikel

tengah artikel

Iklan Bawah Artikel